Jurnal Online

lihat situs sponsor
 
Rabu, 22 November 2017  
 
halaman sebelumnya »  

Jurnal Agroplantae
http://situs.jurnal.lipi.go.id/agroplantae/   -   http://polipangkep.ac.id/agroplantae

RESPONS TANAMAN TEH KLON GMB-7 TERHADAP KONSENTRASI PUPUK DAUN DAN DOSIS PUPUK MAJEMUK N,P,K,MG

Ibrahim Danuwikarsa

Fakultas Pertanian Universitas Islam Nusantara Jalan Sukarno-Hatta 530 Bandung 40286
E-mail : ibrahimdanuwikarsa@gmail.com

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara berbagai konsentrasi Pupuk Daun dan dosis Pupuk Majemuk N, P, K, Mg terhadap hasil dan hara daun tanaman teh Klon Gmb-7. Penelitian dilaksanakan di Pusat Penelitian Teh dan Kina Gambung, Bandung. Disain percobaan adalah Rancangan Acak Kelompok berpola faktorial, dengan 4 (empat) taraf perlakuan dosis Pupuk Daun yaitu; (1) 0 g/L, (2) 2,5 g/L, (3) 5.0 g/L dan (4) 7.5 g/L dan 3 (tiga) taraf dosis pupuk N, P, K, Mg; (1) 60�(2) 80�(3) 100�osis pupuk anjuran. Parameter yang diamati adalah hasil pucuk, analisis pucuk, dan analisis hara daun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terjadi interaksi antara berbagai konsentrasi Pupuk daun dengan dosis Pupuk Majemuk N, P, K, Mg. Konsentrasi 2,5 g/L (setara dengan 250 g/ha/aplikasi) dapat meningkatkan produksi pucuk petikan sebesar 24�ibanding dengan tanpa perlakuan, sedangkan diantara dosis N, P, K, Mg tidak berbeda nyata. Hasil interpretasi dari analisis hara daun indung menunjukkan peningkatan yang berarti yaitu N = 3.18-3.19�sedang), P = 0.19-0.20�sedang), K = 1.17-1.19�rendah), Ca = 1.59-1.62�sedang), Mg = 0.28-0.31�tinggi-sangat tinggi), S = 0.28-0.31�sangat tinggi), dan Zn = 17-20 ppm (rendah). Hasil analisis hara daun meningkat setelah pemberian perlakuan Pupuk daun sebesar : N (0.02-0.04� P (0.01- 0.02� K (0.02-0.04� Ca (0.17-0.20� Mg (0.02-0.03� S (0.02- 0.06� dan Zn (2- 3 ppm). Rasio keharaan daun teh : N/P = 15-18 (normal), N/K = 3 (normal) dan K/P = 6 (tinggi) ada dalam status katagori nilai baku hara normal, rasio hara K/Mg = 4 (rendah) dan Ca/K = 1.35-1.43 (rendah) rata-rata di bawah nilai standar baku. Dari semua perlakuan yang diuji tidak menunjukkan adanya gejala defisiensi/kekahatan unsur hara bahkan menunjukkan vigor tanaman teh yang sehat.

Publikasi : J. Agroplantae 1(2) (2012) Juli » halaman Daftar Isi
» kirim ke teman
» versi cetak
» permintaan versi cetak
Naskah lengkap : lisensi terbuka dalam format PDF (121.147 bita)
Kontak : Ibrahim Danuwikarsa
Keterangan lain : 9 hal., bahasa Indonesia » diakses 4.166 kali

  Dikelola oleh PDII LIPI Hak Cipta © 2000-2017 LIPI